Tinim dan Ando adalah Busur dan Panah

Tahun
2016
Nomor. Registrasi
2016006401
Domain
Pengetahuan dan Kebiasaan Perilaku Mengenai Alam dan Semesta
Provinsi
Papua
Responsive image
Busur dan panah merupakan senjata tradisional yang dimiliki hampir semua suku yang ada di Papua. Hanya bentuk panah dan busurnya tidak sama di tiap-tiap suku yang memiliki senjata tradisional ini. Kegunaan dan fungsi panah dan busur juga berbeda-beda tidaklah sama, ada yang dipakai untuk berburu dan ada juga yang dipakai khusus untuk perang. Bahan yang di gunakan untuk membuat busur dan panah juga tidaklah sama untuk suku-suku yang ada di Papua. Serta penyebutan panah dalam bahasa darah dari tiap-tiap suku juga ada dan berbeda-beda. Busur dan panah untuk suku Muyu dalam bahasa daerah yaitu Busur adalah Tinim sedangkan Panah adalah Ando. Bahan busur atau Tinim untuk suku muyu mereka menggunakan pohon sejenis Palem / enau jenis yang kecil. Pohon palem/ enau diambil kemudian dibelah sebesar dan selebar tiga jari kemudian setelah dipotong dan dibentuk maka ujung busur yang satu di ikat ke ujung yang satunya membentuk setengah lingkaran dengan ditengahnya menggunakan bambu khusus yang sudah dihaluskan kemudian di ikat dengan tali genemo yang sudah dipintal menjadi tali diujung kiri dan kanan untuk menahan bambu dan busur tersebut. Bahan Panah atau Ando dibuat dari Alip atau Pohon Kasim sejenis pohon bambu diambil dihutan setelah itu baru di asar di api untuk meluruskan dan di pasang mata panah dibuat dari bambu yang sudah dibentuk menjadi mata panah. Mata panah ada tiga macam yaitu ada yang berbentuk jubi dari nibung halus dipertajam yang disebut Goem, berbentuk pisau bermata dua disebut Kanat, kalau sudah pasang ketangkai menjadi Ando Kanat , ada juga yang berbentuk tombak bergerigi berbalik, ada juga yang mata panahnya yang bergerigi bolak-balik yaitu dalam bahasa daerah adalah Tamani/ Jiripara. Fungsi sosial budayanya yaitu sebagai alat untuk melindungi diri dari musuh maupun binatang, bisa dipakai untuk alat musik.

Disetujui Oleh admin WBTB Pada Tanggal 01-01-2016

Pelaku Pencatatan

?

?

?

?

Pelapor Karya Budaya

Ana Maria Fatimah Parera,S.Pd

Jln. Isele Kampung Waena

?

?

Disetujui Oleh admin WBTB Pada Tanggal 01-01-2016
Disetujui Oleh admin WBTB Pada Tanggal 01-01-2016
   Disetujui Oleh admin WBTB Pada Tanggal 01-01-2016

© 2018 Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya


Kontak kami

  • Alamat
    Komplek Kemdikbud Gedung E Lt 10,
    Jln. Jenderal Sudirman Senayan Jakarta, 10270.
  • Email: kemdikbud.wbtb@gmail.com
  • Telp: (021) 5725047, 5725564
  • Fax: (021) 5725047